Hai guys, lama nggak ngepos. kebetulan hari ini aku mau ngepos cerpen about my city : WATANSOPPENG. Cerpen ini pernah aku ikutin lomba, tapi sayang GATOT alias gagal total. Tapi itu bukan masalah besar bagi saya. tanpa basi-basi, langsung saja ini CERPENnya
KOTA BATMAN KATANYA
Siapa yang tidak kenal dengan kotaku? Kota
yang terkenal dengan sebutan batman. Pasti banyak dari kalian yang mengenalnya,
tapi tidak sedikit pula yang tidak mengenalnya. Mungkin bagi kalian yang
tinggal di luar Sulawesi, asing dengan kota batman. Tapi aku yakin orang
Sulawesi mana yang tidak tahu kota batman. Kotaku ini berbeda dengan kota-kota
lain. Kata orang kotaku adalah kota salah satu super hero yang fenomenal,terkenal
dan mendunia. Siapa lagi kalau bukan batman.Aku juga kurang tahu apa maksud
mereka dengan nama itu, yang jelasnya aku bangga pada kotaku ini. Mungkin,
orang-orang menamakan kotaku dengan kota batman karena di kotaku terdapat
banyak kelelawar atau kalong yang bergelantungan di pohon. Pada saat kalian
tiba di jantung kota, kalian akan disambut oleh ratusan kalelawar yang
bergelantungan di atas pohon, oleh karena itu jika kalian menghirup bau yang
sedikit berbeda dan mendengar suara yang riuh pada saat memasuki jantung kota,
itu sudah pasti suara dan bau kelelawarnya bukan bau masyarakat setempat.
Uniknya, kelelawar ini hanya bergelantungan di pohon yang terdapat di jantung
kota. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, apabila kelelawar ini
meninggalkan kota dalam jangka waktu yang lama, berarti sebuah pertanda bahwa akan
ada bencana yang melanda kotaku ini.
Selain itu, aku juga sering mendengar
mitos tentang kelelawar. Apabila seseorang dijatuhi kotoran oleh kelelawar di
kotaku maka jodoh orang itu adalah masyarakat setempat, akan tetapi jika orang
itu dikencingi oleh kelelawar maka orang itu akan meninggal di kotaku ini..
Tapi tenang saja, ini hanya sebuah mitos. Kalian penasaran kan dengan kotaku?
Ya, kotaku adalah Kota Watansoppeng, Sulawesi-Selatan yang letaknya 150km dari
Kota Makassar. Kalian harus berkunjung ke kota para batman ini.
Bukan hanya itu, hal yang menarik di kotaku
masih banyak. Salah satunya adalah permandian air panas lejja, suhu air di
permandian ini dapat mencapai 60
ͦC
oleh karena itu permandian ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit rematik dan
gatal-gatal. Permandian ini terdapat di daerah pegunungan. Di permandian ini
juga terdapat pemandangan dan panorama yang sangat indah. Hawa sejuk juga
terasa saat mengunjungi permandian ini, cocok untuk tempat rekreasi pada saat
liburan sekolah. Letaknya sekitar 44km dari kota Watansoppeng, tepatnya di Desa
Batu-batu, Kecamatan Marioriawa. Selain permandian alam lejja terdapat juga
permandian alam ompo yang letaknya hanya 3km dari Kota Watansoppeng. Permandian
ini sangat terkenal dan menjadi salah satu tempat kunjungan favorit anak-anak
diwaktu liburan. Tak jarang pula, permandian ini sering dikunjungi oleh
wisatawan dari luar kota. Air di permandian ini sangat jernih dan menjadi
sumber air bersih bagi masyarakat sekitar. Air ini juga dijadikan salah satu
produk air mineral.
Tak hanya itu teman, di kotaku masih
terdapat satu permandian, yaitu permandian alam citta yang terletak di Desa
Citta, Kecamata Citta. Jaraknya sekitar 35km dari Kota Watansoppeng. Di
permandian ini kita dapat melihat beberapa air yang mengalir dari tebing.
Selain dijadikan tempat rekreasi, tempat ini juga dipilih untuk melihat cara
pembuatan tembakau secara tradisional oleh masyarakat setempat.
Di kotaku ini yang terkenal bukan
hanya permandiannya saja, tapi peninggalan berupa bangunan. Seperti Bola Ridi’e
(Rumah Kuning) dan Bola Seratu’e (Rumah Seratus). Bola Seratu’e adalah rumah
yang sangat menarik bagi saya dan tidak lengkap rasanya apabila kalian ke Watansoppeng
tanpa berkunjung ke rumah ini.. Rumah ini dinamakan Bola Seratu’e atau Rumah
Seratus karena liri (tiang penyangga) yang menyangga rumah ini berjumlah
seratus. Bayangkan saja, bagaimana takjubnya kalian ketika melihat rumah
panggung yang di buat dengan seratus tiang penyangga. Hebat bukan?.
Selain itu, di Watansoppeng juga terdapat
pusat persuteraan alam ta’juncu. Terletak 12km ke arah utara Watansoppeng.
Disini kita dapat melihat tempat pemeliharaan ular sutera,pemintalan benang
sampai penenunan sarung ataupun baju bodo yakni baju adat sulwesi selatan
dengan menggunakan alat tenun tradisional. Kita juga dapat memesan ataupun
membeli secara langsung.
Di sudut-sudut kota Watansoppeng,
kita juga dapat melihat jejeran warung kopi yang melayani para penikmat kopi
24jam. Warung ini masing-masing memiliki keunggulan tersendiri. Warkop di sini
juga menyediakan jaringan wi-fi,hotspot dan lain-lain. Warung kopi ini terus
menjamur di Kota Watansoppeng. Selain warkopnya yang menjamur, di watansoppeng
juga telah menjamur tempat karokean. Tempat ini menjadi tempat kesukaan para
pelajar untuk menghibur diri dan melepaskan penat dengan bernyanyi bersama
keluarga ataupun teman-teman sekolah. Tak jarang, semua tempat karaoke selalu
dipenuhi oleh anak-anak muda yang menunggu antrian.
Pada saat ini juga sedang populer
kata “Hunting” dikalangan remaja terutama mereka yang merasa dirinya gaul dan
trendi. Yang mereka maksud hunting bukanlah berburu atau apapun yang berkaitan
dengan hal pemburuan. Melainkan, foto selfie yang memiliki pemandangan
indah,menyeramkan atau bahkan membingungkan. Aku juga tidak tahu pasti siapa
yang telah menciptakan hunting-hunting dikalangan remaja saat ini. Yang
jelasnya mereka seperti model dengan pakaian yang mewah dan gaya berpose yang tidak
seperti biasanya.Menurutku, ini seperti sebuah ajang pencarian remaja yang
paling gaul. Mereka bersaing untuk menemukan lokasi yang dianggap paling keren.
Tak jarang mereka keluar kota bersama teman-teman sekolah hanya untuk
mendapatkan lokasi dengan pemandangan yang baru dan berbeda dari sebelumnya.
Salah satu tempat favorit untuk melakukan
kegiatan hunting tersebut adalah Villa Yuliana atau yang terkenal dikalangan
remaja Mess Tinggia. Villa Yuliana merupakan salah satu bangunan peninggalan
Belanda yang terdapat di jantung kota Watansoppeng. Bangunan ini merupakan
perpaduan Eropa dan Bugis yang dibangun pada tahun 1905 sebagai tempat kediaman
para pemerintah kolonial. Pemandangan di sekitarnya begitu indah dengan
penataan yang rapi serta halaman yang bersih, sehingga menarik para remaja
untuk selalu berfoto disini. Menjelang sore hari, kita dapat melihat para
remaja berjejeran di sekitar villa ini untuk sekedar berfoto ataupun berkumpul
dengan teman mereka. Lokasi ini selalu ramai oleh masyarakat setempat ataupun
suara kendaraan bermotor dan suara kelelawar. Tak jauh dari Villa ini, juga
terdapat taman kota yang setiap sorenya dipenuhi oleh anak-anak untuk bermain.
Taman Kota ini telah dilengkapi fasilitas bermain anak-anak ataupun tempat
duduk umum.
Di jantung kota Watansoppeng juga
terdapat mesjid yang begitu besar dan terkenal, yaitu Mesjid Raya Watansoppeng.
Yang letaknya tak jauh dari lapangan gasis. Di Watansoppeng juga terkenal
dengan warung makannya, terutama makanan bakso. Salah satu tempat yang paling
digemari oleh setiap kalangan baik anak-anak,remaja maupun orang dewasa yaitu
bakso Mas Jambul yang letaknya tidak jauh dari Rumah Sakit Umum Ajjapangeng
Soppeng. Tempat ini selalu ramai dan dipenuhi oleh orang-orang. Kalau kalian ke
Watansoppeng kalian harus singgah dan mencoba makan bakso di warung ini.
Di kota Watansoppeng juga terkenal
dengan mata air danra’e lajoa, yang terletak di Kecamatan Liliriaja. Air di sini
merupakan air murni dengan kandungan oksigen yang tinggi. Air ini juga dijadikan
air mineral galon oleh penduduk di sekitarnya. Selain itu, terdapat juga desa
Galung (yang berarti sawah). Di desa ini masih banyak kita jumpai lahan-lahan
persawahan. Hamparan sawah hijau dengan rumah panggung kecil di setiap sudut
pinggiran sawah sebagai tempat peristirahatan sejenak para petani juga dapat menarik
perhatian. Selain itu, salah satu sekolah di kecamatan ini yakni SMA Negeri 1
Liliriaja juga menginspirasi bagi saya. Di sekolah ini berdiri sebuah bangunan
yang menyerupai monumen nasional yang berada di Jakarta, bangunan yang mirip
monas dengan tinggi 2m yang terletak di dalam sekolah dan bertempat di Kota
Watansoppeng adalah sesuatu yang baru. Ujung dari bangunan itu bukanlah sebuah
emas seperti monumen yang berada di Jakarta melainkan hanya sebuah semen yang
dilapisi oleh cat emas. Benar-benar lucu dan mengagumkan, kita dapat berfoto
sepuasnya bagaikan berada di Jakarta.
Di kotaku memang tidak seperti kota-kota
yang ada dipulau Jawa, Sumatera, Kalimantan ataupun Papua. Dimana disana
terdapat gunung Bromo, gunung Krakaktau ataupun gunung-gunung lain dengan
pemandangan yang indah serta terkenal. Tapi, di kotaku terdapat Bulu Dua
(Gunung Dua) dimana pemandangan disini tidak kalah indahnya dengan pemandangan
digunung Bromo. Udara di sini dingin tetapi sangat sejuk. Jalannya yang
berkelok-kelok menambah keindahan dalam perjalanan ketika melewati daerah ini
untuk menuju Kota Makassar ataupun sebaliknya. Di Kota Watansoppeng juga
udaranya sangat sejuk, karena di setiap sisi jalan raya kita dapat meilhat
pohon asam yang tertata rapi yang menjadi penghasil oksigen yang besar.
Sehingga,udara di Kota Watansoppeng tetap sejuk meskipun matahari telah berada
diatas kepala.
Pemandangan yang asing atau bahkan belum
kalian jumpai dapat kalian lihat menjelang petang di Kota
Watansoppeng.Pemandangannya bukan seperti di kota-kota lain, yang berupa senja saat
matahari tenggelam. Mungkin pemandangan ini satu-satunya di Indonesia. Karena
kalian akan melihat ratusan kelelawar yang mulai bangun dan bersiap untuk
terbang mencari makan ke tempat-tempat lain. Ketika kawanan kelelawar ini
terbang, kawanan ini dapat menutupi langit di kota Watansoppeng. Dan akan
terdengar suara-suara kelelawar yang sedikit ribut. Ini adalah hal yang paling
menarik bagi saya, maka dari itu ketika teman-teman mengunjungi kota
Watansoppeng teman-teman tidak boleh melewatkan pemandang petang yang sangat
menakjubkan ini.
Setelah menjelang pagi atau sebelum
fajar datang, para kawanan kelelawar akan kembali ke tempat mereka
masing-masing, yaitu di atas pohon yang terdapat di jantung kota Watansoppeng.
Para kelelawar itu telah menganggap bahwa pohon-pohon itu adalah tempat tinggal
mereka.
Di kotaku ini masih banyak hal-hal
yang menarik dan tidak biasa bahkan lain dari kota-kota yang ada di Indonesia,
tapi mungkin itu dulu yang dapat kuceritakan. Jangan lupa untuk berkunjung ke
sini. Dijamin pasti perjalanannya seru!