Orientation:
Music and Lyrics is a romantic comedy released by Warner Bros. on February 9, 2007 in the UK. The film stars among others by Hugh Grant, pop music stars of the 1980s and Drew Barrymore, a former student of English Literature. This film tells about the hard work they have to write a song for the singer Cora Corman.
Interpretative Recount:
Alex Fletcher (Hugh Grant) is a pop singer who was once renowned. However, his name became inaudible and he finally tried out for "stick" fame to a newcomer named Cora Corman (halley Bennett), who asked him to write a song for her. Due to the longer life feels more difficult.Because song he wrote never reap kesukSsesan. He realized that the women were regular watering plants, named Sophie Fisher (Drew Barrymore) who has a talent in writing lyrics. Alex has also asked for his help to make some of the lyrics to the song. A few days later, they became increasingly close as constantly creating songs together. Sophie with the lyrics and alex with the music.
Evaluation:
Speaking about beauty, Music and Lyrics is a movie that present two genre, romantic and comedy. It's really amaze because this is a comedy, so I laughed. And because this is also a romantic movie at the same time, so I took a melancholy and emotion.
Besides, this movie is very detailed. Scenario by Marc Lawrence really detailed to expose sparkling world behind the music industry and the creative process of writing songs. When Alex and Sophie "working on" Way Back Into Love, we are involved in the search step by step with the rhythm, phrasing, including the effects of this oracle, and finally recording a demo tape. We become more knowledge and insight.
Regarding the characterization, this movie was supported by best actors and actresses, such us Hugh Grant, Drew Barrymore, Halley Bennett and Brad Garrett. They were able to display their best performances.
Evaluative Summation or Conclusion:
To sum up, this film looks quite simple, but through this simplicity, once again Music and Lyrics can bring us to a world that is very relaxed and made a special satisfaction in our hearts. Elements of drama, romance, musical and acting along with the existing conflict made us so enjoy it.
Anak SMANCA ki? Kalau "Iya", sama saya juga anak smanca ji. Kenapa kita cari reviewnya ini film? Pasti anak kelas XII ki toh? heheh. Ini tugas saya dapat dari Mrs. Nurfachmi waktu kelas XII semester 2 untuk buat review movie (1/2017) Ini tugas saya buat dengan berbagai sumber dan referensi, tidak asal copy ji kasian, jadi tenang mki. Mauki salin i? Jangan tawwa, jadikan mi juga referensi saja, supaya sama-samaki belajar. Okee?!
#SMANCA1417
Rabu, 18 Januari 2017
Minggu, 28 Agustus 2016
LAPORAN PENELITIAN UJI KANDUNGAN BAHAN MAKANAN (IPA BIOLOGI KELAS XI)
Laporan Biologi

UJI KANDUNGAN BAHAN MAKANAN
OLEH:
Ø
NIRMALASARI
Ø
ISTIQOMAH
JUDDAH
Ø
TITANIA
RAMADHANI
Ø
SELVI
SAFITRI HASAN
Ø
ASNIAR
Ø
MELIANA
MULIADI

SMAN 1 LILIRIAJA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Makanan adalah sesuatu yang dapat
dimakan dan berguna bagi tubuh. Fungsi makanan antara lain: sebagai sumber/
penghasil energi, sebagai pembangun tubuh, sebagai pelindung, sebagai
pertahanan tubuh, menjaga tubuh dari kondisi stress, meningkatkan intelegensi,
dan memelihara fungsi reproduksi serta sebagai pertahanan terhadap berbagai
macam penyakit. Dari semua fungsi makanan, menunjukkan bahwa manusia hidup
selalu memerlukan makanan. Seseorang yang kekurangan makan akan terlihat kurus,
apalagi apabila seseorang tidak diberi makanan dalam jangka waktu yang lama. Makanan
yang dikonsumsi sehari-hari seharusnya tidak sekedar cukup dalam kualitas dan
kuantitasnya saja, tetapi juga harus baik kualitasnya agar baik pula efeknya
bagi tubuh. Artinya makanan harus memenuhi komposisi sehat, bergizi dan
seimbang. Makanan yang demikian mengandung unsur-unsur karbohidrat, lemak,
protein, vitamin, mineral. Untuk mengetahui adanya kandungan unsur-unsur
tersebut dalam makanan dapat dilakukan uji terhadap kadar amilum (karbohidrat),
protein, lemak, dan glukosa yang terdapat di dalam makanan.
B. Tujuan
ü Untuk mengetahui kategori makanan sehat dan menu
seimbang
ü Untuk mengetahui bahan-bahan yang diperlukan dalam
makanan
ü Untuk
mengetahui kandungan zat makanan (amilum,protin,lemak,dan glukosa) pada
beberapa bahan makanan.
BAB
II
DASAR
TEORI
Setiap
makhluk hidup, tidak terkecuali manusia, tentu membutuhkan makan. Sebab, makan
merupakan salah satu ciri suatu makhluk yang hidup. Selain itu, memakan makanan
juga kebutuhan dasar untuk melangsungkan proses kehidupan. Makanan merupakan suatu zat yang
bisa dimasukkan ke dalam tubuh dan berfungsi bagi tubuh. Adanya suplai makanan
menjadikan tubuh bisa tumbuh dan berkembang, energi tidak habis, dan tentu
kekuatan tubuh tetap terjaga.
Di
alam ini, sumber makanan yang dapat dikonsumsi sangat melimpah. Mulai dari
memerhatikan
kebersihan dan nilai gizi dari berbagai makanan tersebut. Ini diperlukan supaya
tubuh tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit.
Makanan
yang kita makan terdiri atas karbohidrat, protein, lemak, vitamin, danj
mineral. Zat makanan dapat dibagi menjadi 2 yaitu zat makanan makro
(makronutrien) dan zat makanan mikro (mikronutrien). Yang termasuk makronutrien
yaitu karbohidrat, lemak, protein, sedang yang termasuk mikronutrien yaitu
mineral dan vitamin. Air termasuk dalam proses metabolisme zat makanan, air
selalu diperlukan sebagai bahan esensial pemrosesan makanan didalam tubuh.
Karbohidrat
merupakan senyawa organik yang mengandung unsur karbon, hidrogen, dan oksigen.
Karbohidrat dibagi menjadi 3 golongan yaitu monosakarida yaitu karbohidrat yang
bersifat mudah larut dalam air dan rasanya manis. Contoh dari monosakarida
yaitu glukosa (misal gula, nasi, mie, roti), fruktosa (misal buah-buahan),
manosa (misal jagung), dan galaktosa (Misal umbi-umbian). Disakarida merupakan
karbohidrat sifatnya sama seperti monosakarida. Contoh dari disakarida yaitu
maltosa (gabungan antara glukosa dan fruktosa). Polisakarida yang terdiri atas
amilum (contoh tepung terigu, maizena), selulosa (contoh sayuran yang berserat)
dan glikogen (gula otot). Monosakarida dan disakarida memiliki sifat yaitu
rasanya manis, mudah dicerna, dan mudah larut dalam air sedangkan polisakarida
memiliki sifat yaitu rasanya pahit, sulit dicerna, dan sulit larut dalam air.
Sumber karbohidrat berasal dari padi, jagung, gandum, dan kentang. Karbohidrat
berfungsi sebagai sumber energi utama, mengatur sebagai sumber energi utama,
menjaga keseimbangan asam basa, membantu proses pencernaan makanan, membantu
penyerapan kalsium, pembentuk lemak dan protein dan juga untuk metabolisme tubuh.
Makronutrien
yang dibutuhkan manusia:
1. Karbohidrat
Karbohidrat
tersusun atas unsur-unsur C, H, dan O yang dibentuk dalam proses fotosintesis
oleh tumbuhan berhijau daun. Golongan karbohidrat antara lain : gula,
tepung, dan selulosa. Menurut ukuran molekul, karbohidrat dibedakan
menjadi beberapa golongan sebagai berikut
· Monosakarida,
meliputi glukosa, fruktosa, dan galaktosa
· Disakarida,
meliputi sukrosa, maltosa, dan laktosa
· Polisakarida,
meliputi amilum, selulosa, dan glikogen
Setiap
molekul glukosa mengandung 38 ATP (adenosine trifosfat). Metabolisme
karbohidrat dipengaruhi oleh enzim-enzim dan hormone-hormon tertentu. Adapun
fungsi karbohidrat adalah sebagai berikut:
· Sebagai
penghasil kalori (1 gram = 4,1 kalori )
· Pembentuk
senyawa-senyawa organic yang lain seperti lemak dan protein
· Menjaga
keseimbangan asam basa dalam tubuh
2. Lemak
Lemak
tersusun atas unsure-unsur C, H, dan O yang merupakan senyawa majemuk. Lemak
terdiri atas asam lemak dan gliserol. Pada satu molekul lemak terdapat satu
molekul gliserol dan tiga buah molekul asam lemak.
Sumber
lemak dibagi menjadi dua macam, yaitu hewani dan nabati. Lemak tidak dapat
larut dalam air tetapi larut dalam eter, benzene, dan kloroform. Lemak terdiri
atas 2 komponen, yaitu asam lemak dan gliserol. Setiap 3 molekul asam lemak
berikatan dengan molekul gliserol membentuk trigliserida. Asam lemak yang
dibuat oleh tubuh disebut asam lemak nonesensial, sedangkan asam lemak yang
diperoleh dari makanan disebut asam lemak esensial
Adapun fungsi
lemak sebagai berikut :
· Sebagai
penghasil energi ( 1 gram = 9,3 kalori )
· Pembangun
bagian-bagian sel tertentu
· Pelarut
beberapa vitamin, yaitu vitamin A, D, E, dan K
· Sebagai
pelindung tubuh dari suhu rendah
3. Protein
Protein
merupakan senyawa majemuk yang terdiri atas unsure-unsur C, H, O, N, dan
kadang-kadang terdapat unsure P dan S. Molekul protein tersusun dari sejumlah
asam amino sebagai bahan dari dasar.
Sifat-sifat
suatu protein ditentukan oleh :
· Macam
asam amino yang terdapat dalam molekul protein
· Jumlah
tiap macam asam amino
· Susunan
asam amino dalam molekul protein
Ada
beberapa asam amino yang tidak dapat dibentuk oleh tubuh kita, sehingga harus
didapat dari makanan kita sehari-hari. Asam amino tersebut disebut asam amino
esensial yang berjumlah 8, yaitu : lisineleusin, isoleusin, treonin,
metionin, valin, fenilalanin, dan triptofan.
Protein dicerna
secara kimia menjadi asam-asam amino yang kemudian diserap pada dinding-dinding
ahlus. Asam-asam amino tersebut masuk ke pembuluh darah dan diangkut menuju ke
sel-sel tubuh.
Adapun fungsi
protein, yaitu :
· Penghasil
energi ( 1 gram = 4,1 kalori )
· Pembangun
jaringan-jaringan baru dan mengganti yang rusak
· Pembuat
enzim dan hormone
· Penjaga
keseimbangan asam basa dalam tubuh
BAB III
METODE
A. Alat
dan Bahan
Sebelum
melakukan praktikum terlebih dahulu mempersiapkan alat dan bahan untuk
mendukung dalam pengamatan kandungan zat pada bahan makanan. Alat dan bahan
yang dipersiapkan diantaranya sebagai berikut:
·
Alat
Tabung reaksi
Pipet tetes
Lampu Spiritus
Jepit tabung reaksi
·
Bahan
Larutan sagu
Ekstrak tempe
Minyak goreng
Ekstrak mangga
Fehlin A dan fehlin B
Lugol
Biuret (CuSO4 1% +
NaOH 10%)
Sudan III







B. Cara
Kerja
Setelah semua perlengkapan untuk
melakukan sebuah praktikum pengamatan kandungan zat makanan pada bahan makanan,
kita dapat memulai praktikum dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1.
Menguji
kandungan amilum pada larutan sagu
·
Masukkan
larutan sagu pada tabung reaksi
·
Tambahkan
5 tetes lugol pada tabung reaksi berisi larutan sagu
·
Amati
perubahan warna yang terjadi
2.
Menguji
kandungan protein pada ekstrak tempe
·
Masukkan
ekstrak tempe pada tabung reaksi
·
Tambahkan
5 tetes larutan CuSO4 dan 5 tetes larutan NaOH
·
Amati
perubahan warna yang terjadi
3.
Menguji
kandungan lemak pada minyak goreng
·
Masukkan
minyak goreng pada tabung reaksi
·
Tambahkan
5 tetes sudan III
·
Amati
perubahan warna yang terjadi
4.
Menguji
kandungan glukosa pada ekstrak mangga
·
Masukkan
ekstrak mangga pada tabung reaksi
·
Tambahkan
5 tetes larutan Fehlin A dan 5 tetes fehlin B
·
Jepit
tabung reaksi dengan penjepit tabung reaksi dan panaskan hingga mendidih
·
Amati
perubahan warna yang terjadi
BAB IV
PEMBAHASAN
Larutan
|
Warna
|
Jenis
Reagen
|
Warna
|
Perubahan
Warna
|
Sagu
|
Coklat
Susu
|
Lugol
|
Coklat kemerahan
|
Biru tua
|
Ekstrak tempe
|
Coklat Susu
|
Biuret
(CuSO4 + NaOH)
|
Biru dan bening
|
Ungu
|
Minyak goreng
|
Kuning emas
|
Sudan III
|
Merah kotor
|
Merah muda
|
Ekstrak mangga
|
Orange
|
Fehlin
A + Fehlin B
|
Biru dan bening
|
Merah bata
|
·
Larutan
sagu mengandung amilum. Hal ini karena dilihat dari gradasi warnanya berubah
menjadi biru tua

·
Ekstrak
tempe mengandung protein. Hal ini karena warnanya berubah dari warna crem
menjadi ungu

·
Minyak
goreng mengandung lemak karena terjadi perubahan warna menjadi merah muda
setelah ditambahkan sudan III

·
Ekstrak
mangga mengandung glukosa karena terjadi perubahan warna menjadi merah bata
setelah ditambahkan Fehlin A + Fehlin B dan dipanaskan
![]() |


BAB
V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Dari percobaan tersebut dapat kita ketahui bahwa untuk menentukan ada tidaknya kandungan zat karbohid rat, protein, glukosa dan lemak pada makanan dapat kita ketahui dengan menguji makanan dengan uji lugol, uji biuret, larutan fehling dan larutan sudan III.
B. Saran
Sebaiknya dilakukan percobaan lanjutan, tentang pengujian kandugan zat makanan sehingga menghasilkan hasil yang lebih akurat lagi.

Langganan:
Postingan (Atom)