Minggu, 28 Agustus 2016

LAPORAN PENELITIAN PENGARUH OKSIGEN TERHADAP KECEPATAN PERTUMBUHAN BIJI KACANG HIJAU SELAMA 6 HARI (IPA BIOLOGI KELAS XI)



PENGARUH OKSIGEN TERHADAP KECEPATAN PERTUMBUHAN BIJI KACANG HIJAU SELAMA 6 HARI

Laporan Penelitian
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Sekolah
Kelas XII IA Khusus
Mata Pelajaran Biologi


Disusun Oleh :
Nirmalasari
A.   Zulfiana Tenri Lengka
Ainun Mardhiyah Mashudi
Astri Nirmalasari
Siti Hadijah
Nurul Hidayat
IMG_0980.JPG
SMA NEGERI 1 LILIRIAJA
JULI 2016
BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dipengaruhi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah segala pengaruh/faktor yang berasal dari tanaman itu sendiri yaitu meliputi gen dan hormon. Sedangkan Faktor eksternal merupakan sesuatu yang mempengaruhi/faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan tersebut yaitu dari lingkungan atau ekosistem. Ada beberapa faktor ekstrenal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan yaitu air, cahaya, kelembapan, oksigen, pH, makanan(nutrisi), suhu.
Sehubungan dengan itu, kami akan membahas lebih lanjut mengenai faktor eksternal pertumbuhan yaitu oksigen. Maka kami melakukan percobaan dan menulis laporan yang diberi judul “Pengaruh Oksigen terhadap Kecepatan Pertumbuhan Biji Kacang Hijau Selama 6 Hari”.

B.       Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah pengaruh oksigen terhadap kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau selama 6 hari?

C.       Tujuan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh oksigen terhadap kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau selama 6 hari.

D.      Hipotesis
1.      Hipotesis Alternatif
Oksigen sangat berpengaruh terhadap kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau
2.      Hipotesis Nol
Oksigen tidak berpengaruh terhadap kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau






BAB II
LANDASAN TEORI
Pertumbuhan merupakan perubahan yang terjadi pada mahluk hidup yang meliputi pertambahan ukuran tubuh. Sedangkan perkembangan adalah proses untuk mencapai kematangan fungsi organisme. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang saling berhubungan. Kedua proses tersebut dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal (faktor lingkungan).


38-14-seedgermination-l.png
 












Faktor internal meliputi faktor genetis (hereditas) dan proses fisiologis individual yang bersifat spesifik. Sedangkan faktor eksternal atau faktor lingkungan meliputi pengaruh iklim, tanah, dan biota tempat tumbuhan berada. Kondisi ini akan mempengaruhi tumbuhan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan adalah temperatur, cahaya, air, pH, oksigen, dan nutrisi.
Oksigen merupakan faktor pembatas pada setiap organisme. Kondisi ini juga berlaku untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Kosentrasi oksigen sangat ditentukan oleh medium tempat tumbuhan berada. Bagian akar tumbuhan memerlukan aerasi yang baik untuk  mendapatkan oksigen yang cukup. Dengan dasar itulah petani sering menggemburkan tanaman mereka secara berkala. Aerasi yang baik mampu meningkatkan proses respirasi akar untuk mengedarkan unsur-unsur hara yang ada di dalam tanah ke bagian daun.

BAB III
METODE PENELITIAN
A.    Variabel
1.      Variabel Manipulasi
Kadar oksigen yang diberikan pada setiap sampel yang pengaruhi oleh pemberian kadar minyak yang berbeda.
2.      Variabel Respon
Kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau yang diukur panjang dan jumlah daunya sebagai akibat dari pemberian kadar oksigen yang berbeda setiap sampel
3.      Variable Kontrol
Air, gelas/media tanam, cahaya, kapas dan kacang hijau.

B.     Rancangan Penelitian
Rancangan penelitian menggambarkan bagaimana hubungan antara variabel bebas dan terikat yang akan diteliti. Dalam penelitian ini menggunakan 12 biji kacang hijau yang ditanam di dalam 3 media tanam, dengan rincian sebagai berikut:
Sampel A : 4 biji kacang hijau yang tidak diberikan minyak
Sampel B : 4 biji kacang hijau yang diberikan minyak dengan volume  15 ml
Sampel C : 4 biji kacang hijau yang diberikan minyak dengan volume 30 ml

C.     Alat dan Bahan
Alat:
-       Gelas/media tanam
-       Penggaris
-       Gunting
-       Selotip
-       Pulpen
-       Gelas Ukur


Bahan:
-          Air
-          Kacang Hijau
-          Minyak
-          Kapas



D.    Cara Kerja
1.      Rendam biji kacang hijau selama 1 jam dalam air. Lalu buang kacang hijau yang mengambang dan pilihlah kacang hijau yang tenggelam dengan ukuran yang sama.20160719_084814.jpg

2.      Siapkan 3 buah media tanam dan berikan label A, B dan C20160719_095129.jpg

3.      Masukkan kapas ke setiap sampel dengan ketebalan yang sama
20160719_095447.jpg

4.      Masukkan biji kacang hijau yang telah dipilih sebanyak 4 biji ke dalam setiap sampel
20160719_101010.jpg

5.      Basahi kapas pada setiap sampel dengan kadar air 30 ml
20160719_101337.jpg20160719_101145.jpg
6.      Sampel B diberikan  15 ml minyak
20160719_101821.jpg

7.      Sampel C diberikan 30 ml minyak
20160719_101942.jpg






8.      Letakkan sampel A, B dan C dengan jumlah intensitas cahaya yang sama
20160719_102039.jpg
20160719_102411.jpg



















BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
A.    Hasil Penelitian
Hari, tanggal
Sampel
A
B
C
Rabu, 20 Juli 2016
20160720_104605.jpg

20160720_104610.jpg

20160720_104613.jpg

Kamis, 20 Juli 2016

20160721_080559.jpg


20160721_080634.jpg

20160721_080650.jpg
Jum’at, 20 Juli 2016

20160722_085333.jpg


20160722_085603.jpg

20160722_085623.jpg
Sabtu, 20 Juli 2016
1469433678423.jpg
1469433742469.jpg
1469433746823.jpg
Senin, 20 Juli 2016
1469433771421.jpg
1469433766274.jpg
1469433776741.jpg

                                           
B.     Pembahasan
Pada hari ke-1 (Rabu, 20 Juli 2016)
Proses pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau masih belum terlihat secara jelas. Kacang hijau yang diletakkan pada ketiga sampel tersebut masih terlihat sama seperti awal. Namun sebenarnya biji kacang hijau tersebut sudah mulai menyerap air sehingga tanpa disadari biji kacang hijau tersebut semakin membesar. Dan perubahan tersebut dinamakan proses imbibisi. Proses tersebut menandakan awal perkecambahan mulai berjalan.
20160720_104555.jpg
Pada hari ke-2 (Kamis, 20 Juli 2016)
Perubahan biji pada ketiga sampel sudah mulai terlihat jelas, dikarenakan radikula dan plumula telah terlihat. Pada sampel A, radikula dan plumula telah terlihat pada keempat biji. Pada sampel B, radikula hanya terlihat pada dua biji. Pada sampel C, radikula hanya terlihat pada satu biji. Namun, pertumbuhan dan perkembangan biji diantara kedua tabung tersebut belum terlihat perbedaan yang signifikan.
20160721_080517.jpg
Pada hari ke-3 (Jum’at, 20 Juli 2016)
Perubahan biji pada ketiga sampel sudah mulai terlihat jelas perbedaannya, dikarenakan pada sampel A kotiledon telah muncul ke permukaan dan telah terdapat daun sejati. Ini menandakan perkecambahan biji kacang hijau termasuk ke dalam perkecambahan epigeal. Pada sampel A rata-rata pertumbuhan 2,875cm sedangkan pada sampel B dan C radikula hanya terlihat pada ketiga biji, dimana biji yang lain tidak mengalami perubahan. Hal ini dikarenakan pada saat perkecambahan berlangsung, proses respirasi akan meningkat disertai dengan meningkatnya pengambilan oksigen dan pelepasan karbon dioksida, air dan energi yang berupa panas. Terbatasnya oksigen yang dapat dipakai akan mengakibatkan terhambatnya proses perkecambahan pada biji.
20160722_085322.jpg
Pada hari ke-4 (Sabtu, 21 Juli 2016)
Pada sampel A pertumbuhan tumbuhan lebih cepat dan tinggi dengan rata-rata pertumbuhan 9,625cm yang dikarenakan tersediannya oksigen yang cukup untuk melakukan proses respirasi. Sedangkan pada sampel B dan C tidak mengalami pertumbuhan, tetapi mengalami pembusukan. Hal ini dikarenakan sampel B dan C berada dalam keadaan kekurangan oksigen yang disebabkan oleh pemberian minyak yang dapat menghambat oksigen. Padahal oksigen dibutuhkan untuk metabolisme. Melalui metabolisme inilah tumbuhan mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Akibatnya, biji kacang hijau pada sampel B dan C mengalami pembusukan.
1469433675373.jpg
Pada hari ke-6 (Senin, 25 Juli 2016)
Pada hari terakhir pengamatan, sampel A telah menunjukkan perbedaan yang jauh signifikan terhadapa sampel B dan C. Dimana rata-rata pertumbuhan 18cm. Sampel B dan C pertumbuhan biji telah terhenti dan tetap mengalami pembusukan.
1469433757986.jpg















                                                                                     

BAB V
PENUTUP
Oksigen sangat berpengaruh terhadap kecepatan pertumbuhan biji kacang hijau. Karena biji memerlukan oksigen untuk proses respirasi dalam perkecambahan. Hal ini dibuktikan pada hasil percobaan sampel A, B, dan C yang mengalami perkecambahan dengan munculnya radikula. Selain itu, oksigen juga dibutuhkan dalam proses metabolisme. Melalui metabolisme inilah tumbuhan mendapatkan energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Hal ini dibuktikan pada sampel A yang mendapatkan oksigen yang cukup sehingga pertumbuhannya berlangsung dengan baik, pertumbuhan biji dimulai dari munculnya radikula, plumula dan munculnya kotiledon di atas permukaan tanah hingga mempunyai daun sejati sedangkan pada sampel B dan C pertumbuhannya terhambat dan mengalami pembusukan karena berada dalam keadaan kekurangan oksigen yang disebabkan oleh pemberian minyak.



Kalau teman-teman ingin power pointnya, silahkan hubungi via e-mail atau telegram : Nirmalasarianir

42 komentar:

  1. filenya langsung saya kirim di email,OK

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kak bisa saya minta filenya?
      Makasih

      Hapus
    2. Saya mau juga dong gambar laporan nya

      Hapus
    3. Ini yuk emailku kirim ya Robby.dharmawan951@gmail.com

      Hapus
    4. Kak krim ke emailku kak
      nellynizha@gmail.com
      Plisss:(

      Hapus
    5. tolong kirim filenya ke emailku kak :)
      Buat referensi

      Hapus
    6. tolong kirim filenya ke emailku kak :)
      Buat referensi

      Hapus
    7. kak boleh minta filenya?
      ke @ahmadmaulana.business@gmail.com

      Hapus
    8. kak boleh saya minta file nya? di email siva.sava0403@gmail.com aja kak

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Boleh saya minta file gambarnya juga? ^^

    BalasHapus
  4. kak boleh saya minta file gambarnya? terimakasih

    BalasHapus
  5. Kak boleh minta filenya? Makasih..

    BalasHapus
  6. Kak bileh minta file gambarnya gak??

    BalasHapus
  7. Minta file ppt nya kak
    Rengganiselsa@gmail.com

    BalasHapus
  8. Kak minta filenya boleh yaa
    @ohcyeonmi02@gmail.com
    Makasiih

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Kak minta filenya boleh?
    Diasmonica304@gmail.com

    BalasHapus
  11. Kak knapa harus pke minyak?

    BalasHapus
  12. Kak boleh minta file gambar? Terima kasih

    BalasHapus
  13. Kak, boleh minta filenya ??
    Buat referensi laporan 🙏🏻🙏🏻

    BalasHapus
  14. Boleh minta filenya kak?
    coklatstroberi827@gmail.com

    BalasHapus
  15. Kak?? apa boleh minta filenya?

    BalasHapus
  16. Bisa tolong minta file nya kak?

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Kak boleh minta filenya nggak? Minta tolong ya kak, Ini email ku rizamaulida45@gmail.com

    BalasHapus
  19. Kak boleh minta file nya? Minta tolong kak ini emailku salmamuf@gmail.com makasih

    BalasHapus
  20. kak ngasih ilmu jangan setengah setengah

    BalasHapus
  21. Maaf kak, boleh minta file nya? Terima kasih.

    BalasHapus