KETERAMPILAN DAN KEWIRAUSAHAAN
, semoga bermanfaat yes



Ø Batik Pekalongan yang sering dikenal dengan batik pesisiran
mempunyai karakter dinamis dan kaya warna, dalam menentukan bentuk motif lebih
bebas dan tidak terpaku pakem, dan biasanya dihubungkan dengan kondisi sosial
kultural masyarakat Pekalongan.
Ø Cara pembuatannya adalah sebagai berikut :
a.
Langkah pertama
kita membuat desain batik diatas kain mori dengan pensil atau biasa disebut
molani. Dalam penentuan motif, biasanya tiap orang memiliki selera berbeda-beda.
Ada yang lebih suka untuk membuat motif sendiri, namun yang lain lebih memilih
untuk mengikuti motif-motif umum yang telah ada.
b.
Langkah kedua
adalah menggunakan canting yang telah berisi lilin cair untuk melapisi motif
yang diinginkan. Tujuannya adalah supaya saat pencelupan bahan kedalam larutan
pewarna, bagian yang diberi lapisan lilin tidak terkena. Setelah lilin cukup
kering, celupkan kain ke dalam larutan pewarna.
c.
Proses terakhir
adalah nglorot, dimana kain yang telah berubah warna direbus dengan air panas.
Tujuannya adalah untuk menghilangkan lapisan lilin, sehingga motif yang telah
digambar sebelumnya terlihat jelas. Anda tidak perlu kuatir, pencelupan ini
tidak akan membuat motif yang telah Anda gambar terkena warna, karena bagian
atas kain tersebut masih diselimuti lapisan tipis (lilin tidak sepenuhnya
luntur). Maka hasilnya adalah kain batik yang dikenal dengan kain batik tulis.
Penamaan itu diberikan, karena disamping batik tulis, ada juga batik cap, batik
printing, batik painting dan sablon.
Ø Komentar Saya :
Telah kita ketahui bersama bahwa batik pekalongan mempunyai
karakter dinamis dan kaya warna, sehingga menurut saya batik ini lebih mudah
dirancang menjadi berbagai jenis sandang yang tidak hanya cocok untuk acara
resepsi, tapi juga untuk seragam batik antara lain untuk sekolah, organisasi,
perkantoran, acara hiburan, dan lain-lain.




Ø
Tudung saji merupakan salah satu benda yang digunakan untuk
menutupi makanan agar tidak dihinggapi hewan-hewan penyebar penyakit,seperti
lalat. Sekarang tudung saji sudah banyak peminatnya. Tudung saji juga terdiri
dari berbagai macam menurut bahannya seperti tudung saji dari besi, plastik dan
bambu.
Ø Berikut salah satu cara pembuatan
tudung saji dengan bahan utama bambu :
a) Sediakan bambu
yang masih muda, berdiameter besar dan beruas panjang. Potong-potong bambu
sesuai ruasnya. Bagian luar dari daging bambu dibuang sehingga tinggal dibagian
dalam yang tipis. Bagian yang tipis dipanaskan diperapian sehingga dalam bambu
yang lain licin menjadi paring dan terkelupas dengan sendirinya.
b) Bambu di belah
agar menjadi lembaran yang tipis. Lembaran yang tipis atau paring dicuci dan dijemur
dengan panas matahari sampai kering agar menghasilkan bentuk melengkung. Setelah
kering, paring dipotong – potong sesuai dengan ukuran tudung saji yang
diinginkan. Paring disusun bertinding atau berlapis dan dijahit satu sama
lainnya dengan menggunakan kolindang benang hingga terbentuk bulatan cekung.
c) Pada bagian
dalam dilapisi dengan daun sangai mengikuti bentuk dari susunan paring yang
sudah diikat dan dijahit. Pada ujung sekeliling lingkaran diberi bingkai dari
rotan yang sudah dikupas kulitnya. Agar tudung saji yang anda buat lebih
menarik lagi anda bisa memberikan hiasan, lukisan atau mewarnainnya sesuai
selera.
Ø Komentar Saya :
Melimpahnya
persediaan pohon bambu di Indonesia kurang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sehingga menurut saya, ini merupakan cara yang sangat baik agar persediaan
bambu yang banyak itu dapat dimanfaatkan dengan baik. Cara ini juga harus lebih
dikembangkan lagi, bukan hanya tudung saji saja yang dibuat , tetapi berbagai
kerajinan tekstil lain juga dapat dibuat dengan bahan utama bambu.




![]() |
|||
![]() |
|||
Ø Keset merupakan salah satu benda yang
terdapat di setiap rumah seseorang. Beberapa keset terbuat dari sisa-sisa kain
yang sudah tidak terpakai lagi atau dalam artian kain perca.
Ø Cara pembuatannya adalah sebagai
berikut:
a) Siapkan: kain perca (kain sisa); kain yang agak tebal, untuk dijadikan lapisan bawah serta untuk merekatkan kain-kain perca nantinya; kain furing sebagai pelapis kain tebal sebelum kain-kain perca tadi dijahit; benang sesuai dengan warna kain, agar jahitan tidak terlihat mencolok serta menghasilkan kesan rapi; gunting, gunting digunakan untuk memotong kain perca yang memiliki ukuran tidak sama tadi menjadi suatu ukuran yang sama yaitu 10×10 cm, yang kemudian akan dilipat segitiga serong, dua kali lipatan, hingga selesai.
b) Mesin jahit, digunakan untuk menjahit dan menyatukan kain yang sudah dilipat segitiga tadi kekain alas (poin 2 dan 3). Dalam proses menjahit ini, memadukan warna juga perlu diperhatikan agar keset yang diperoleh memiliki warna yang cantik. Bentuk keset ini bisa dibuat dengan kreasi masing-masing.
Ø Komentar Saya :
Menurut
saya, ide ini merupakan ide yang sangat kreatif. Karena perca yang tersisa bagi
sebagian orang mungkin hanya sampah yang akan dibuang, namun ditangan-tangan
terampil, kain perca ini akan dibuat menjadi suatu kerajinan yang mampu untuk
menghasilkan uang tambahan, misalnya saja, kain perca yang dibuat menjadi
kerajinan keset, dengan cara memadupadankan antara warna kain satu dengan warna
kain lainnya hingga menjadi sebuah keset yang memiliki warna cantik serta
bernilai jual.

![]() |
![]() |
![]() |
Ø Kap lampu merupakan benda yang digunakan untuk mempercantik dekorasi sebuah ruangan. Kap lampu dapat dibuat dari berbagai macam bahan utama, terutama bahan-bahan bekas seperti botol, sendok plastik, sisa kain renda dan lain-lain.
Ø Cara pembuatan kap lampu berbahan dasar kain renda :
a) Siapakan kain renda yang sesuai untuk pembuatan lampu
renda ini.
b) Bubuhi lem wallpaper (kertas dinding) sampai kain renda
tersebut benar-benar basah secara merata.
c) Gantungkan karet balon yang telah di tiup pada seutas
tali. Kemudian ikatkan renda yang telah dibubuhi dengan lem perekat tersebut
seperti membungkus balon tersebut secara menyeluruh .
d) Tambahkan lapisan lem perekat tambahan untuk memastikan bahwa
tidak ada celah yg belum terlapisi lem, skaligus menambah kekuatannya.
e) Biarkan selama semalam hingga kering. Stelah kering
betul, tusuk (bocorkan) balon tersebut. Lalu hubungkan dngan kabel dan fitting
lampudi bagian atasnya.
f) Siap dipasangi lampu dan digantung di tempat yg sesuai
Ø Komentar Saya :
Kerajinan
tekstil yang satu ini sangatlah banyak manfaatnya. Salah satunya
adalah
mengurangi jumlah benda-benda bekas yang semakin banyak. Kap lampu dapat dibuat
menggunakan botol-botol kaca bekas yang sangat sulit untuk diuraikan, kap lampu
ini juga dapat dibuat dari sendok plastik yang tentunya juga sulit untuk
diuraikan. Selain itu, kap lampu ini dapat menghasilkan uang tambahan dengan
nilai jual yang tinggi serta peminat yang banyak.



![]() |
![]() |
![]() |
Ø Syal merupakan salah satu benda yang digunakan untuk
menutupi leher ketika merasa kedingingan ataupun hanya untuk memodifikasikan
pakaian agar terlihat lebih menarik.
Ø Cara pembuatan syal dengan rajutan adalah sebagai berikut :
a)
Kaitan awal (boleh digunakan boleh tidak). Caranya:
siapkan benang, lalu bentuk lingkaran kecil, tahan dengan ibu jari tangan kiri,
lalu tarik benang di bawahnya membentuk simpul. Kaitkan pada ibu jari tangan
kiri.
b)
Membuat jalur rajut. Posisikan
tangan kiri dengan telapak tangan di atas. Mulailah menyelipkan benang ke
masing-masing jari. Awali dengan melewati bagian atas jari telunjuk, bagian
bawah jari tengah, dan seterusnya hingga kembali lagi ke jari telunjuk. Lalu
letakkan benang di atas jari tanpa menyelipkannya.
c)
Merajut. Ambil benang
yang diselipkan (mulai dari telunjuk), lalu lompatkan melewati benang lurus dan
jari hingga bagian belakang. Begitu seterusnya hingga jari kelingking. Letakkan
kembali benang di atas jari tanpa diselipkan, ulangi step 3, dimulai dari jari
kelingking hingga telunjuk. Terus ulangi hingga mencapai panjang yang
diinginkan.
d)
Menutup rajutan. Potong
benang sekitar 20 cm. Jika benang berakhir di jari telunjuk, selipkan benang
melalui bagian bawah benang jari telunjuk lalu tarik. Hasil benang yang ditarik
selipkan lagi di bawah jari tengah dan tarik. Teruskan hingga jari kelingking
(jika benang berakhir di jari kelingking, mulailah dari jari kelingking). Lepas
perlahan hasil rajutan dari jari, tarik hingga tersimpul.
Ø Komentar Saya
Syal bukanlah lagi
hal yang asing dalam lingkungan kita, oleh karena itu syal juga dapat dijadikan
sesuatu yang dapat kita jadikan peluang usaha. Syal yang lebih menarik menurut
saya adalah syal dengan menggunakan perpaduan 2 benang. Oleh karena itu,
gunakanlah 2 macam benang serta benang yang agak tebal karena ketebalan syal
tergantung dari ketebalan benang yang digunakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar